Senin, 03 Januari 2011

"kak...tunggu aku di Deptan."
"baa...tahun lalu saya juga bilang begitu ma kak Ida "
Aku tersentak membaca balasan sms kakak.
Hari ini, entah mengapa perasaan dan pikiranku tidak tenang ... keinginan untuk bekerja mulai menguasai pikiranku..hehehehe...aku tertawa sendiri...Aku ini kan baru mau masuk semester enam.
"semoga kak. entah mengapa hari ini selalu dumba'-dumba' mikirin kerja", lanjutku membalas sms
"hehe..mudah2an rezkynya juga disn..jgnmi terlalu fikir itu. Fokus di akademik dulu, belum juga penelitian..hehehe", balasnya.
Memang agak lucu sih, masih semester enam dah mikirin kerjaan.Penelitian saja belum...Betapa anehnya diriku. Tapi berpikiran aneh itu perlu.Menurutku.
Yaah...sabarlah wahai diriku...tinggal beberapa lagi ...Tetaplah semangat.Mikir cepat selesai boleh-boleh saja..Tapi jangan lupa fikirkan sekitarmu, hera..Bukankah engkau ingin membuat semuanya tersenyum bagga padamu ????.
hehehehehehe

cermin



Setiap masa akan ada pemimpinnya. Begitupun setiap masa mempunyai masalah yang berbeda. Yach….Bisa di bilang masalah yang pada masa-masa yang lalu lebih rumit di bandingkan masa yang sekarang. Tapi untuk yang satu ini ni…sepertinya  pantun itu tak berlaku. Siapa sih yang tidak kenal dengan makhluk yang satu ini.makhluk yang ada dan akan terus ada. Sepanjang masa mungkin. Makhluk yang membuat  banyak orang pergi, meninggalkan perjuangan. Makhluk yang membuat banyak orang menangis, sakit  hati, bahkan terkadang berbalik memusuhi kawan seperjuangannya.  Itulah makhluk yang bernama “kecewa”(huft...kirain makhluk apa …ckckckck)
Dalam jamaah, kekecewaan sudah seringkali menjangkiti aktivis2nya…seakan-akan sebuah jamaah tidak sah jikalau tak ada kekecewaan yang muncul di dalamnya. Kalau di umpakan masakan sih,,masakannya gak bakalan enak kalo kagak ada bumbu kecewanya…hem….betul betul betul,,,itu sih menurut saya…tapi saya yakin seyakin-yakinnya..ada juga orang lain yang sependapat dengan saya.
Tapi itulah seninya perjuangan. Bukan perjuangan namannya kalo jalannya lurus-lurus saja,,tak ada belokan, tak ada tanjakan, tak  ada duri di tengan perjalanan…telah banyak kisah yang menceritakan tetang kekecewaan itu sendiri..dengan kecewa..kadang ada yang datang,,kadang ada yang pergi. Penyebabbya pun bermacam-macam..mulai dari individu dalam jamaah sampai pada gerakan jamaah itu sendiri.
Yahhh…intinya kecewa itu akan ada dan akan terus ada sepanjang masa….
Sekarang tinggal pasiennya(yang mengidap penyakit kecewa) bagaimana mereka menyikapinya…Ketika kita memang betul2 komitmen dgn tempat kita akan berkarya..maka kecewa sebesar badai apapun yang membasahi komitmen kita itu..Insya Allah akan kering dan kita pun siapkan melanjutkan perjalanan kita..
OK saudaraku….tetap semangat
Makhluk itu ada di mana-mana…

For Us


Untuk Saudara-saudaraku
……………………………………………..

Ikhwan dan Akhwat
Itulah sapaan akrab bagi para aktivis di kampus..Aktivis dakwah.Agenda rutin tiap pekannya,itulah tarbiyah.Agenda rapat di mesjid2,itulah syuro. Membicarakan bgamana dakwah ke depannya.  Bgamana menciptakan masyarakat,,katakanlah masyarakat kampus yang islami. Jika melirik perjuangan para pejuang-pejuang terdahulu,, subhanallah…semangat yang membaja..syuro-syuro mereka memang membicarakan bgamana dakwah kan terus berlanjut. Dakwah yang laksana air yang akan terus mengalir dengan tenang,,berada di dekatnya membuat pikiran serasa sejuk..menyelam di dalamnya seakan-akan diri yang kotor kan mnjadi bersih..
Sebenarnya tak ada bedanya dengan aktivis saat ini..semangat ya pastilah semangat..cita2 ya pastilah agar islam bisa berdiri kokoh..Tapi terkadang sedih melihat beberapa ikhwa yang semangatnya hanya tinggal semangat. Semangat pada waktu itu saja..semangat yang hanya muncul ketika berkumpul dengan sesama teman ikhwa..tapi ketika telah terpisah..semangat itu menepis sedikit demi sedikit..Sedih dengan ikhwa yang ternyata mulai terjangkiti virus-virus dunia luar(silahkan terjemahkan sendiri). Apasih gunanya mengikuti kajian-kajian, mengikuti ta’lim-ta’lim, mengikuti tatsqif,dan satu lagi, mengikuti tarbiyah,,kalo ternyata kita membohongi diri kita sendiri,,mungkin bisa di bilang munafik..pandangan yang sudah mulai tak terkendali..interaksi yang tak lagi terjaga..bahkan anehnya,,berseteru dengan sesama ikhwa…ku tanyakan padamu yang mengaku ikhwa”apa artinya semua itu ?”mana mungkin kita mampu melanjutka tali estafet para pejuang2 kita yang terdahulu jika kita masih saja dengan santainya bermain dalam dunia seperti itu???????
Wajah-wajah kita yang sok perhatian dan sok semangant dengan kondisi sekarang..tapi ternyata apa???Amal jama’I yag katanya kunci keberhasilan kerja kita, tapi amal jama’I dalam hal yang kecil saja kita cuek..sok menjaga interaksi ikhwan akhwat,,,tapi tangan masih belum bisa terkendalikan untuk berinteraksi di luar batas dalam dunia maya..jadi jangan pernah heran jika saudara-saudara kita, para mitra dakwah kita di luar sana tak henti-hentinya melayangkan kritiknya pada kita..bahkan mungkin sampai pada hinaan..karena realitanya memang begitu..api ikhwa..di lain sisi,,kita bersyukur jika kita dikritik,di hina,,,karena itu berarti mereka perhatian kepada kita…tinggal kita sendiri yang menafsirkannya…
Tulisan ini kupersembahkan untuk saudara-saudaraku,,terutama diriku sendiri..jika ada yang merasa tersinggung..aku bersyukur..sangat bersyukur..karena itu berarti pandanganku memang benar..Tulisan ini bukanlah sebuah hinaan,,tapi sebagai bentuk sayang dan cintaku untuk kalian para ikhwa…